Rabu, 23 November 2011
keadaan mayat 0 menit - 1 tahun kematian
Apa sih yang bakalan terjadi pada tubuh anda semenjak anda meninggalkan dunia..?? Ini dia...
Sesaat sebelum mati Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
0 Menit :
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan
Sesaat sebelum mati Anda akan merasakan jantung berhenti berdetak, nafas tertahan dan badan bergetar. Anda merasa dingin di telinga. Darah berubah menjadi asam dan tenggorokan berkontraksi.
0 Menit :
Kematian secara medis terjadi ketika otak kehabisan
UNIK! Grup Band asal Russia yang Bernamakan "INDONESIA"
Band Members :
Coal - vocal, guitar
Santa - bass
Demian - guitar, soundscapes
Charlie - drums, percussions
Influences :
Dream Theater,Led Zeppelin, The Used, Nirvana, King Crimson,Queen,Iron Maiden, Muse, Aerosmith, Guns n Roses, Green Day, Glassjaw, Head Automatica, Refused,the mars volta,my chemical romance.
Sounds Like New Wave Rock!!!!!
Record Label http://www.dfmo.net/
Type of Label Indie
Selasa, 22 November 2011
7 Sifat Buruk yang Ditularkan di Film Spongebob!
Dalam film kartun Sponge Bob, setiap tokoh kartunnya memiliki beberapa karakter yang berbeda, dan di tiap karakter itu terdapat beberapa sifat yang dianggap sebagai 7 dosa besar, ini adalah beberapa karakter dari semua tokoh kartun Sponge Bob tersebut.
1. Sloth/Kemalasan (Patrick)

Kemalasan adalah suatu hal yang dianggap dosa, termasuk kemalasan dalam bertindak. Jelas ini adalah sifat Patrick. Dia tinggal di bawah batu sepanjang waktu dan tidak pernah melakukan apa-apa. Bahkan dalam episode "Big Pink Loser", dia mendapatkan penghargaan untuk tidak melakukan apa-apa paling lama.
2. Wrath/Amarah (Squidward)

Amarah melibatkan perasaan kebencian dan kemarahan. Squidward membenci hidupnya dan juga membenci Sponge Bob, dan sebagian besar waktunya dihabiskan untuk marah-marah.
3. Greed/Keserakahan (Mr. Krabs)

Jelas Mr. Krabs adalah tokoh yang sangat serakah terhadap uang. Bagaimana mungkin tidak? dia benar-benar berfikir bahwa uang adalah segalanya,
4. Envy/Iri hati (Plankton)

Plankton iri kepada Mr. Krabs karena The Krusty Krab sangat sukses, sedangkan The Chum Bucket adalah sebuah kegagalan. Iri membuatnya ingin mencoba untuk mencuri formula rahasia Krabby Patty.
5. Gluttony/Kerakusan (Gary)

Saya benar-benar berpikir bahwa yang satu ini cukup lucu. Apakah Anda pernah memperhatikan Sponge Bob dimana dia selalu mengatakan, "jangan lupa untuk memberi makan, Gary" atau mengatakan, "Saya harus pergi makan Gary". Gary bahkan lari saat Sponge Bob lupa untuk memberinya makan. kerakusan biasanya mengacu pada berlebihan dalam hal makan.
6. Pride/Kebanggan (Sandy)

Sandy bangga terhadap siapa dirinya dan darimana dia berasal. Dia bangga pada kenyataan bahwa dia dari Texas dan senang kalau semua orang tahu tentang itu. Dia juga bangga pada kenyataan bahwa dia adalah mamalia dan makhluk darat, seperti dalam episode "Pressure", dimana dia mencoba untuk membuktikan bahwa makhluk darat lebih baik daripada makhluk laut.
7. Lust/Nafsu (Sponge Bob)
Tiap hari kita tenang2 saja anak kita didik oleh pembuat film ini hati-hati memberikan tontonan pada anak karena apa yg di tonton sehari-harilah yg bakal di ikuti oleh mereka.bangsa luar merusak generasi muda kita dengan cara-cara yg sangat halus berhati-hatilah
Fakta Di Balik Konspirasi Wabah Flu Burung

Uraian
DNA H5N1 asal Indonesia disimpan di Los Alamos National Laboratory New
Mexico AS. Laboratorium yang dikontrol Kementerian Energi AS ini dulu
digunakan untuk merancang bom atom Hiroshima. Lantas, virus ini untuk
vaksin atau senjata kimia?
Mantan
Menteri Kesehatan RI Siti Fadilah Supari dalam bukunya yang berisi
pengalaman langsung selama menangani penyakit pandemik ini terbit dalam
dua bahasa, Inggris dan Indonesia. Judulnya, “It’s Time for the World to
Change, Divine Hand Behind Avian Influenza.” Dalam edisi Indonesia
berjudul “Saatnya Dunia Berubah. Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung.”
Buku
bersampul merah–yang edisi bahasa Inggris–ini beredar luas di AS dan
Eropa. Saat itu AS dan sekutunya langsung berang. Pasalnya, sang menteri
membeberkan keberhasilannya menumbangkan ketidaktransparanan WHO dalam
mekanisme virus sharing H5N1. Selama 50 tahun terakhir, mekanismenya
harus melalui Global Influenza Surveilance Network (GISN) bentukan AS
yang tidak ada dalam struktur resmi WHO.
Cardiyan
HIS, editor buku ini menuturkan kronologisnya. Perlawanan sang menteri
dimulai ketika flu burung mulai menelan korban pada 2005. Saat itu,
menkes ”marah” karena kematian tujuh orang warga Tanah Karo, Sumatera
Utara, langsung diumumkan oleh WHO melalui CNN sebagai kasus flu burung
human to human. Padahal, tidak didahului dengan penelitian DNA korban.
Hipotesa menkes saat itu, kasusnya masih animal to animal. ”Ternyata
hipotesa ini terbukti benar sampai sekarang,” jelasnya.
Meski begitu, menteri kelahiran Solo, 6 November 1950 ini tetap kelabakan. Tamiflu,
satu-satunya obat yang dipercaya bisa mengobati flu burung, harus
tersedia. Tapi obat ini justru diborong negara-negara kaya yang tak
terkena flu burung. ”Ini tidak adil, negara-negara lemah yang terkena
tidak memperoleh apa-apa. Untung saja ada bantuan dari India, Thailand
dan Australia,” ujar Menkes kala itu.
Korban
terus berjatuhan. Pada saat bersamaan, dengan alasan penentuan
diagnosis, Badan Kesehatan Dunia (WHO) melalui WHO Collaborating Center
(WHO–CC) di Hong Kong memerintahkan Indonesia menyerahkan sampel
spesimen H5N1. Perintah itu diikuti menkes. Tapi, ia juga meminta
Laboratorium Litbangkes melakukan penelitian. Hasilnya ternyata sama.
Lalu, mengapa WHO–CC meminta sampelnya dikirim ke Hong Kong?
Dalam
buku versi bahasa Inggris, menkes menulis, ia terbayang pada korban flu
burung di Vietnam. Sampel virus orang Vietnam itu diambil dan dikirim
ke WHO CC untuk dilakukan risk assessment, diagnosis dan dibuat seed
virus. Dari seed virus ini dibuat vaksin. Ironisnya, pembuat vaksin
adalah perusahaan-perusahaan besar dari negara kaya yang tak terkena flu
burung. Mereka mengambil dari negara korban dan menjualnya ke seluruh
dunia tanpa izin, tanpa kompensasi.
Siti
Fadilah pun ”marah”. Ia merasa kedaulatan, hak dan martabat
negara-negara berkembang dipermainkan GISN WHO. Badan yang sangat
berkuasa ini telah menjalani praktik selama 50 tahun. Badan ini telah
memerintahkan lebih dari 110 negara untuk mengirim spesimen virus
flu-nya tanpa bisa menolak. Virus menjadi milik mereka dan mereka berhak
memprosesnya menjadi vaksin.
Menurut
Cardiyan HIS, menkes yang juga ahli spesialis jantung dan pembuluh
darah ini cukup cerdik. Meski terpaksa mengirim sample virus ke WHO,
pada saat yang sama ia juga mengirim ke Gene Bank, agar hasilnya bisa
diakses oleh ilmuwan di seluruh dunia. Tidak seperti GISN WHO yang hanya
dihuni 15 ilmuwan eksklusif, empat orang dari WHO dan selebihnya tak
dikenal. Ilmuwan dunia menyambut baik keberanian Indonesia. Ini dianggap
sebagai revolusi besar.
Saat
menkes ragu pada WHO, The Straits Times Singapura (27 Mei 2006)
melaporkan, para ilmuwan tidak dapat mengakses data sequencing DNA H5N1
di WHO-CC. Belakangan diketahui, data ini justru disimpan di Los Alamos
National Laboratoty di New Mexico, AS di bawah kontrol Kementerian
Energi AS. Meski pemerintah AS membantahnya, tapi situs resmi Los Alamos
terang-terangan mengakui menyimpan uraian DNA H5N1 asal Indonesia.
Di
laboraturium inilah dulu dirancang bom atom Hiroshima. Lantas, virus
ini untuk vaksin atau senjata kimia? Siti Fadilah pun tak tinggal diam.
Ia minta WHO membuka data itu. Ia berusaha keras agar mekanisme virus
sharing diubah menjadi transparan. Hasilnya, pada 8 Agustus 2006, WHO
mengirim data itu. Tak berhenti di situ, menkes terus mengejar WHO-CC
agar mengembalikan 58 virus asal Indonesia.
Asro
Kamal Rokan dalam artikelnya di Republika menulis, 58 virus asal
Indonesia konon sudah ditempatkan di Bio Health Security, Lembaga
Penelitian Senjata Biologi Pentagon. Meski harus berhadapan dengan
adidaya, menkes terus melawan. Ia tak lagi bersedia mengirim spesimen
virus yang diminta WHO, selama mekanismenya imperialistik, kapitalistik
dan mengancam umat manusia.
Perlawanan
menkes tak sia-sia. Meski Siti Fadilah dikecam WHO dan dianggap
menghambat penelitian, tapi akhirnya dalam sidang Pertemuan Kesehatan
Sedunia di Jenewa, 20 November 2007, International Government Meeting
(IGM) WHO, menyetujui mekanisme virus sharing dan membubarkan GISN.
Kini
Indonesia ditunjuk oleh World Health Assembly Meeting (forum tertinggi
menteri-menteri kesehatan seluruh dunia), untuk membuat konsep virus
sharing. Selain melakukan deal dengan Baxter Inc (perusahaan farmasi AS)
Indonesia juga akan bekerjasama dengan banyak perusahaan termasuk dari
dalam negeri seperti, Lembaga Eijkman dan PT Biofarma Tbk yang sudah
mampu membuat vaksin.
Tapi,
upaya AS dan sekutunya untuk membungkam buku ini tak pernah surut.
Meski sudah sebulan berlalu, melalui jalur diplomatik di dalam dan luar
negeri, AS terus menekan pejabat-pejabat Indonesia agar menarik buku
edisi bahasa Inggris yang beredar luas di AS dan Eropa itu. Beberapa
komprador AS di dalam negeri juga terus beraksi, agar buku yang
memalukan tuannya ini ditarik. Tapi, Menkes bergeming.
Ia
tak gentar menghadapi reaksi keras kaum kapitalis ini. Ia bertekad
mempertahankan buku itu agar tetap beredar, apa pun risikonya. “Saya tak
akan pernah tarik buku itu dari peredaran. Bahkan, menkes justru akan
mencetak ulang dan menerbitkan jilid keduanya. “Selain cetak ulang, saya
juga akan segera menerbitkan jilid dua buku ini,” paparnya.
Beberapa
pihak juga medukung agar menkes tidak menarik dan merevisi bukunya itu.
Dukungan antara lain datang dari Ketua Umum PP Muhhamadiyah Dien
Syamsuddin, Ketua Umum PP Nahtlatul Ulama Hasyim Muzadi dan mantan Ketua
PP Muhammadiyah Syafiie Ma’arif, ”Siapapun tidak punya hak untuk
melarang peredaran buku ini, kecuali buku ini mengganggu ketertiban,”
tegas Pimpinan Pondok Pesantren Tebu Ireng Sholahuddin Wahid.
Bahkan,
Kepala Badan Intelejen Negera (BIN) Syamsir Siregar, setelah memanggil
dan mendengar penjelasan Siti Fadilah juga menyatakan dukungannya.
”Setelah saya jelaskan, BIN bisa menerima bahkan memberi dukungan,”
tandas menkes. Demikian juga dengan Menteri Pertahanan dan Keamanan
Juwono Sudarsono yang melihat menkes telah memenangkan pertempuran
diplomasi internasional.
Sebagai peneliti yang telah lama malang melintang di dunia kesehatan, Siti Fadilah tahu betul, virus bisa dilemahkan, bisa dijadikan vaksin atau dikuatkan menjadi senjata biologi.
Data
uraian virus tidak mungkin didapat tanpa meneliti virus. Dengan data
yang lengkap maka virus dapat direkayasa menjadi senjata biologis. Tidak
masuk akal jika laboratorium yang pernah menciptakan bom atom Hirosima,
hingga antrax, hanya menyimpan data sequensing, tanpa virusnya.
Indonesia
sendiri pernah kecolongan pada kasus virus small pox (cacar). Pada
1974, Indonesia dinyatakan bebas cacar oleh WHO. Karenanya, tahun 1984
WHO datang ke Indonesia untuk memusnahkan virus cacar sekaligus
laboratoriumnya di Biofarma Bandung. Sejak saat itu Indonesia tidak lagi
memiliki virus cacar. Tiba-tiba pada 2003, WHO mengumumkan adanya
senjata biologis dari virus cacar.
Astronot India Kembali Membuktikan Kebenaran Ucapan Neil Armstrong Tentang KOTA BERCAHAYA

Sebuah pesan pendek tersebar tentang kabar masuk Islamnya Sunita Williams, astronot wanita India pertama yang pergi ke bulan pada 2 Juli 2007 lalu.
Berita
menghebohkan ini bukanlah yang pertama, sebelumnya astronot asal
Amerika Serikat Neil Armstrong juga menyatakan dirinya masuk Islam
sekembali dari bulan. Apakah ini berita bohong? Yang jelas pihak NON
MUSLIM sangat tidak suka dengan pemberitaan ini. Lalu disebarlah kabar,
bahwa ini berita bohong.
Perlu
diketahui, Sunita Williams adalah seorang astronot kelahiran Ohio 19
September 1965 dari orang tua berketurunan India-Slovenia. Menikah
dengan Michael J. William, seorang Polisi Federal di Oregon, USA.
Sebagai astronot pertama India, dia memegang rekor perjalanan luar
angkasa untuk wanita: berada diluar angkasa terlama (195 hari), dan
berjalan diluar angkasa (29 jam, 17 menit).
Dalam
perjalanannya ke bulan, Sunita William melihat fenomena yang aneh saat
pandangannya menuju ke bumi. Ketika bagian bumi lainnya nampak gelap,
ternyata ada sebagian kecil bumi yang nampak terang yaitu MAKKAH dan MADINAH.
Sunita
mengatakan, dari atas seluruh permukaan bumi diselimuti kegelapan,
namun betapa terkejutnya ketika dengan bantuan teleskop, ada dua tempat
yang sangat berbeda, yaitu Makkah dan Madinah. Kedua tempat itu nampak
terang dibandingkan dengan tempat-tempat lainnya dibelahan bumi. Masya
Allah, Laa Quwwata Illa Billaah.
Selain
itu, fenomena lain yang ditangkapnya adalah saat gelombang suara dari
bumi tidak mampu merambah luar angkasa, dia ternyata bisa menangkap
suara Adzan. Apakah ini suatu keanehan, atau merupakan suatu jalan dari
Allah untuk menunjukkan sisi-sisi kebenaran kepada sang Astronout?
Dikabarkan setelah peristiwa ini, Sunita Williams memeluk agama Islam.
Beberapa
tahun yang lampau, sekitar tahun 1970, Neil Amstrong pernah mengalami
hal serupa saat mendaratkan kakinya di bulan. Dikabarkan saat itu dia
mendengar sebuah suara yang dikemudian hari ia mengenalinya sebagai
SUARA ADZAN
Tepatnya
saat Neil diundang seminar di Universitas Kairo, Mesir. Di saat dia
menyampaikan makalahnya, saat adzan berkumandang menunjukkan waktu
shalat, moderator menghentikan presentasinya untuk mendengarkan adzan.
Dan Neil berseru, “Ini dia suara yang pertama kali aku dengar saat
mendarat di bulan.”
Setelah
itu, Neil Amstrong menemui salah satu profesor di universitas itu. Dia
ingin tahu banyak tentang Islam. Dan tidak lama setelah itu, dia pun
menjadi muallaf. Pemberitaan masuk Islamnya Neil Armstrong dan Sunita William belakangan menjadi polemik di masyarakat.
Tetapi
bagi kita umat muslim, tidak perlu seorang Neil Armstrong untuk
meyakinkan diri kita bahwa agama Islam adalah benar. Jika kita yakin
berada di agama yang lurus, maka yakinlah bahwa hal itu benar. Kita
tidak perlu menggunakan nama besar Neil Armstrong untuk membenarkan
agama kita. Percayalah, nama MUHAMMAD SAW sudah cukup besar buat
kita dan dunia. Terlepas benar atau tidaknya Sunita William atau Neil
Armstrong masuk Islam sepulang dari bulan, kita berharap Allah Swt
memberi hidayah kepadanya.
Bagaimanapun
juga para missionaris (NON MUSLIM) sangat tidak suka dengan pemberitaan
ini. Padahal jika Allah menghendaki, ihwal terdengarnya suara azan di
bulan, bukanlah suatu hil yang mustahal ataupun hal yang mustahil. Bisa
saja terjadi. Dan Media Barat selamanya tidak akan pernah memberitakan
hal-hal yang dianggap bisa "MENGGUNCANGKAN UMATNYA", bukan hanya di AS,
tapi juga seluruh dunia.
Dan
sekali lagi sejarah membuktikan bahwa sekalipun Islam dituduh sebagai
"agama orang bodoh", "agama kampungan", "agama rendahan", "agama orang
miskin", atau apapun tuduhannya, tetap saja orang yang berbondong2
mengikutinya rata rata berasal dari orang2 cerdas, orang yang tidak
sekedar BERAKAL tetapi juga MEMPERGUNAKAN AKALNYA. Subhanallah, walhamdu
lillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar.
Mungkinkah Sosok Ini Seseorang Yang Di Tunggu Dunia Pada Akhir Zaman ?

Ahmadinejad,
seorang tokoh di dunia nyata yang berhasil membuat dunia terpesona
dengan kebijakannya yang jauh dari kemewahan seorang pemimpin. Seberapa
sederhanakah beliau ini? Let me tell you. Berikut ini saya kutipkan
sebagian dari yang saya baca dari beberapa sumber.
Konon
ketika beliau sudah menjabat sebagai walikota Teheran yang memiliki
populasi lebih besar daripada Jakarta ia masih tampil dengan sepatu yang
bolong-bolong. Ia menyapu jalanan Teheran dan bangga dengan itu. Sampai
sekarang pun ia masih tampil dengan kemeja lengan panjang sederhana
sehingga jika kita tidak mengenalnya dan bertemu dengannya kita tidak
akan pernah mengira bahwa beliau adalah seorang presiden. Ya presiden
dari sebuah negara besar.
Sebelum
menjabat sebagai presiden Iran beliau adalah walikota Teheran, periode
2003-2005. Teheran, ibukota Iran, kota dengan sejuta paradoks, memiliki
populasi hampir dua kali lipat dari Jakarta, yaitu sebesar 16 juta
penduduk. Untuk bisa menjadi walikota dari ibukota negara tentu sudah
merupakan prestasi tersendiri mengingat betapa Iran adalah negara yang
dikuasai oleh para mullah.
Ia
bukanlah ulama bersorban, tokoh revolusi, dan karir birokrasinya kurang
dari 10 tahun. Beliau tinggal di gang buntu, maniak bola, tak punya
sofa di rumahnya, dan kemana-mana dengan mobil Peugeot tahun 1977.
Penampilannya sendiri jauh dari menarik untuk dijadikan gosip, apalagi
jadi selebriti. Rambutnya kusam seperti tidak pernah merasakan sampo dan
sepatunya itu-itu terus, bolong disana-sini, mirip alas kaki tukang
sapu jalanan di belantara Jakarta.
Nah!
Kira-kira dengan modal dan penampilan begini apakah ia memiliki
kemungkinan untuk menjabat sebagai walikota Depok saja, umpamanya? Dalam
tempo setahun pertanyaan tentang kemampuannya memimpin terjawab.
Warga
Teheran menemukan bahwa walikotanya sebagai pejabat yang bisa
dibanggakan. Tanpa merasa risih beliau bisa menyapu sendiri jalan-jalan
kota, gatal tangannya jika ada selokan yang mampet dan turun tangan
untuk membersihkannya sendiri, menyetir sendiri mobilnya ke kantor dan
bekerja hingga dini hari sekedar untuk memastikan bahwa Teheran dapat
mejadi lebih nyaman untuk ditinggali. “Saya bangga bisa menyapu jalanan
di Teheran.” Katanya tanpa berusaha untuk tampil sok sederhana.
Di
belahan dunia lain sosoknya mungkin dapat dijadikan reality show atau
bahkan aliran kepercayaan baru. Sejak hari pertama menjabat ia langsung
mengadakan kebijakan yang bersifat tidak populer seperti memisahkan lift
bagi laki-laki dan perempuan (ini tentu menarik hati para wanita di
Teheran), menggandakan pinjaman lunak bagi pasangan muda yang hendak
menikah dari 6 juta rial menjadi 12 juta rial, pembagian sup gratis bagi
orang miskin setiap pekan, dan menjadikan rumah dinas walikota sebagai
museum publik! Ia sendiri memilih tinggal di rumah pribadinya di kawasan
Narmak yang miskin yang hanya berukuran luas 170 m persegi.
Ia bahkan melarang pemberian sajian pisang bagi tamu walikota mengingat pisang merupakan
buah
yang sangat mahal dan bisa berharga 6000 rupiah per bijinya. Ia juga
menunjukkan dirinya sebagai pekerja keras yang sengaja memperpanjang jam
kerjanya dari pagi hingga menjelang maghrib agar dapat menerima warga
kota yang ingin mengadu.
Namun
salah satu keberhasilannya yang dirasakan oleh warga kota Teheran
adalah spesialisasinya sebagai seorang doktor dibidang manajemen
transportasi dan lalu lintas perkotaan. Sekedar untuk diketahui,
kemacetan kota Teheran begitu parahnya sehingga saya pernah dikirimi
salah satu foto lelucon dari berbagai belahan dunia dengan judul “Only
in _Equot; . salah satunya dari Teheran dengan judul “Only in Teheran”
dengan foto kemacetan lalu lintasnya yang bisa bikin penduduk Jakarta
menertawakan kemacetan lalu lintas di kotanya.
Mengagumkan,
secara dramatis ia berhasil menekan tingkat kemacetan di Teheran dengan
sebuah manuver tajam. Dicopotnya lampu-lampu di perempatan jalan besar
dan mengubahnya menjadi jalur putar balik yang sangat efektif.
Setelah
menjabat dua tahun sebagai walikota Teheran ia masuk dalam finalis
pemilihan walikota terbaik dunia World Mayor 2005 dari 550 walikota yang
masuk nominasi. Hanya sembilan yang dari Asia, termasuk Ahmadinejad.
Tapi
itu baru awal cerita. Pada tanggal 24 Juni 2005 ia menjadi bahan
pembicaraan seluruh dunia karena berhasil menjadi presiden Iran setelah
mengkanvaskan ulama-cum-mlliter Ali Hashemi Rafsanjani dalam pemilihan
umum. Bagaimana mungkin padahal pada awal kampanye namanya bahkan tidak
masuk hitungan karena yang maju adalah para tokoh yang memiliki hampir
segalanya dibandingkan dengannya?
Dalam
jajak pendapat awal kampanye dari delapan calon presiden yang bersaing,
Ali Akbar Hasyemi Rafsanjani, Ali Larijani, Ahmadinejad, Mehdi Karrubi,
Mohammed Bhager Galibaf,
Mohsen Meharalizadeh, Mohsen Rezai, dan Mostafa Min, popularitas Ahmadinejad paling buncit.
Pada
masa kampanye, ketika para kontestan mengorek sakunya dalam-dalam untuk
menarik perhatian massa, Ahmadinejad bahkan tidak sanggup untuk
mencetak foto-foto dan atributnya sebagai calon presiden. Sebagai
walikota ia menyumbangkan semua gajinya dan hidup dengan gajinya sebagai
dosen. Ia tidak mampu untuk mengeluarkan uang sepeser pun untuk
kampanye! Sebaliknya ia justru menghantam para calon presiden yang
menggunakan dana ratusan milyar untuk berkampanye atau yang bagi-bagi
uang untuk menarik simpati rakyat.
Pada
pemilu putaran pertama keanehan terjadi, Nama Ahmadinejad menyodok ke
tempat ketiga. Di atasnya dua dedengkot politik yang jauh lebih senior
di atasnya, Akbar Hashemi Rafsanjani dan Mahdi Karrubi. Rafsanjani tetap
menjadi favorit untuk memenangi pemilu ini mengingat reputasi dan
tangguhnya mesin politiknya.
Tapi
rakyat Iran yang cenderung cerdas dan memiliki kesadaran punya rencana
dan harapan lain, Ahmadinejad memenangi pemilu dengan 61 % sedangkan
Rafsanjani hanya 35%. Logika real politik dibikin jungkir balik olehnya.
Dan bukan tidak mungkin jika ada campur tangan Allah swt didalamnya.
Ahmadinejad
memang penuh dengan kontroversi. Ia presiden yang tidak berasal dari
mullah yang selama puluhan tahun telah mendominasi hampir semua pos
kekuasaan di Iran, status quo yang sangat dominan. Ia juga bukan berasal
dari elit yang dekat dengan kekuasaan, tidak memiliki track-record
sebagai politisi, dan hanya memiliki modal asketisme, yang untuk standar
Iran pun sudah menyolok.
Ia
seorang revolusioner sejati sebagaimana halnya dengan Imam Khomeini
dengan kedahsyatan aura yang berbeda. Jika Imam Khomeini tampil mistis
dan sufistis, Ahmadinejad justru tampil sangat merakyat, mudah dijangkau
siapapun, mudah dipahami dan diteladani. Ia adalah sosok Khomeini yang
jauh lebih mudah untuk dipahami dan diteladani. Ia adalah figur idola
dalam kehidupan nyata.
Saat
pertama kali menduduki kantor kepresidenan Ia menyumbangkan seluruh
karpet Istana Iran yang sangat tinggi nilainya itu kepada masjid2 di
Teheran dan menggantikannya dengan karpet sederhana biasa yang mudah
dibersihkan.
Ia
mengamati bahwa ada ruangan yang sangat besar untuk menerima dan
menghormati tamu VIP, lalu ia memerintahkan untuk menutup ruang tersebut
dan menanyakan pada protokoler untuk menggantinya dengan ruangan
sederhana biasa dengan 2 kursi kayu, meski sederhana tetap terlihat
impresive.
Di
banyak kesempatan ia bercengkerama dengan petugas kebersihan di sekitar
rumah dan kantor kepresidenannya. Di bawah kepemimpinannya, saat ia
meminta menteri2 nya untuk datang kepadanya dan menteri2 tsb akan
menerima sebuah dokumen yang ditandatangani yang berisikan arahan2
darinya, arahan tersebut terutama sekali menekankan para menteri2nya
untuk tetap hidup sederhana dan disebutkan bahwa rekening pribadi maupun
kerabat dekatnya akan diawasi, sehingga pada saat menteri2 tsb berakhir
masa jabatannya dapat meninggalkan kantornya dengan kepala tegak.
Langkah
pertamanya saat menjadi presiden adalah ia mengumumkan kekayaan dan
propertinya yang terdiri dari Peugeot 504 tahun 1977, sebuah rumah
sederhana warisan ayahnya 40 tahun yang lalu di sebuah daerah kumuh di
Teheran. Rekening banknya bersaldo minimum, dan satu2nya uang masuk
adalah uang gaji bulanannya. Gajinya sebagai dosen di sebuah universitas
hanya senilai US$ 250.
Sebagai
tambahan informasi, Presiden masih tinggal di rumahnya. Hanya itulah
yang dimiliki seorang presiden dari negara yang penting baik secara
strategis, ekonomis, politis, belum lagi secara minyak dan pertahanan.
Bahkan ia tidak mengambil gajinya, alasannya adalah bahwa semua
kesejahteraan adalah milik negara dan ia bertugas untuk menjaganya.
Satu
hal yang membuat kagum staf kepresidenan adalah tas sederhana yg selalu
dibawa sang presiden tiap hari selalu berisikan sarapan; roti isi atau
roti keju yang disiapkan istrinya dan memakannya dengan gembira, ia juga
menghentikan kebiasaan menyediakan makanan yang dikhususkan untuk
presiden.
Hal
lain yang ia ubah adalah kebijakan Pesawat Terbang Kepresidenan, ia
mengubahnya menjadi pesawat kargo sehingga dapat menghemat pajak
masyarakat dan untuk dirinya, ia meminta terbang dengan pesawat terbang
biasa dengan kelas ekonomi.
Ia
kerap mengadakan rapat dengan menteri2 nya untuk mendapatkan info
tentang kegiatan dan efisiensi yang sudah dilakukan, dan ia memotong
protokoler istana sehingga menteri menterinya dapat masuk langsung ke
ruangannya tanpa ada hambatan. Ia juga menghentikan kebiasaan upacara2
seperti karpet merah, sesi foto, atau publikasi pribadi, atau hal2 spt
itu saat mengunjungi berbagai tempat di negaranya menjadi suatu acara
sederhana yang biasa saja.
Saat
harus menginap di hotel, ia meminta diberikan kamar tanpa tempat tidur
yg tidak terlalu besar karena ia tidak suka tidur di atas kasur, tetapi
lebih suka tidur di lantai beralaskan karpet dan selimut. Apakah
perilaku tersebut merendahkan posisi presiden?
Presiden
Iran tidur di ruang tamu rumahnya sesudah lepas dari pengawal2nya yg
selalu mengikuti kemanapun ia pergi. Menurut koran Wifaq, foto2 yg
diambil oleh adiknya tersebut, kemudian dipublikasikan oleh media masa
di seluruh dunia, termasuk amerika.
Sepanjang
sholat, anda dapat melihat bahwa ia tidak duduk di baris paling muka.
Bahkan ketika suara azan berkumandang, ia langsung mengerjakan sholat
dimanapun ia berada meskipun hanya beralaskan karpet sederhana biasa
saja.
Baru-baru
ini dia baru saja mempunyai Hajatan Besar Yaitu Menikahkan Puteranya.
Tapi pernikahan putra Presiden ini hanya layaknya pernikahan kaum Buruh.
sebegitu sederhana kah Sang Presiden di Negara kaya minyak Iran?
Seorang
‘satria piningit’ yang mewujud dalam sosok nyata.Sebagaimana mentornya,
ia tidak terpengaruh oleh kekuasaan. Kekuasaan seolah tidak menyentuh
karakter-karakter terdalamnya. Ia seolah memiliki ‘kepribadian ganda’,
di satu sisi ia bisa bertarung keras untuk merebut dan mengelola
kekuasaan, dan di sisi lain ia bertarung sama kerasnya menolak segenap
pengaruh kekuasaan agar tidak mempengaruhi batinnya.
Tidak
bisa tidak, dengan karakter yang demikian kompleks itu seorang
revolusioner macam Ahmadinejad memang ditakdirkan untuk membuat banyak
kejutan dan drama pada dunia. Ia memangkas semua biaya dan fasilitas
kedinasan yang tidak sinkron terutama dengan urusan pribadi.
Dalam
pandangannya, untuk mewujudkan masyarakat Islam yang maju dan
sejahtera, pejabat negara haruslah memiliki standar hidup yang sama
dengan rakyat kebanyakan., mencerminkan kehidupan nyata dari
masyarakatnya, dan tidak hidup di menara gading.
Ia
menetapkan PPN baru bagi orang-orang kaya dan mengunakan dananya untuk
membangun perumahan bagi rakyat miskin. Ia membawa ‘uang minyak ke
piring-piring orang miskin’ dengan mengalokasikan 1,3 milyar dollar
untuk program bantuan bagi kalangan muda untuk menikah, memulai usaha
baru, dan membeli rumah.
Meski
mengagumi Imam Khomeini dan hidup asketis tidak berarti ia konservatif.
Ia bahkan tampil moderat. Meski telah terpilih menjadi presiden ia sama
sekali tidak mengubah penampilannya. Ia tetap tampil bersahaja dan jauh
dari pamor kepresidenan. Pada salah satu acara dengan kalangan
mahasiswa salah satu peserta menanyakan penampilannya yang tidak
menunjukkan tampang presiden tersebut.
Dengan lugas ia menjawab,:”Tapi saya punya tampang pelayan. Dan saya hanya ingin menjadi pelayan rakyat.”
Air
mata saya mengalir membaca ini. Subhanallah! Alangkah rendah hatinya
pemimpin satu ini. Tak salah jika ia dicintai oleh bagitu banyak mahluk
Tuhan di seluruh muka bumi.
Saya
tidak ingin menulis lebih panjang tentang tokoh satu ini. Saya
menganjurkan setiap orang untuk membeli buku biografinya dan membacanya
sendiri dan menikmatinya sebagaimana saya menikmatinya. Belikan satu
buku untuk anak Anda dan biarkan ia mengenal satu tokoh besar dunia yang
masih hidup dan mudah-mudahan kelak dapat mengikuti jejaknya. Saya
hanya ingin menutup tulisan ini dengan pendapatnya mengapa ia bersikeras
agar Iran memiliki teknologi nuklir. Katanya,:
”Jika
nuklir ini dinilai jelek dan kami tidak boleh menguasai dan memilikinya
mengapa kalian sebagai negara adikuasa boleh memilikinya? Sebaliknya,
jika teknonuklir ini baik untuk kalian, mengapa kami tidak boleh juga
memakainya?” Suatu argumen sederhana yang bahkan tidak mampu dijawab
oleh negara-negara Barat. Itu sebabnya Bush tidak bersedia bahkan
terlihat gentar meladeninya dalam suatu tantangan debat di PBB.
Siapakah
sosok Mahmud Ahmadinejjad yang berhasil membuat dunia terpesona. Dan
kami mengira tidak ada satupun karakter dan kebiasaan kaum Yahudi atau
Teroris yang melekat padanya. Sayang sekali hingga detik ini kami belum
berhasil mengetahui nama asli dari bapak kandungnya. Mungkinkah beliau
adalah seseorang yang ditunggu dunia di akhir zaman ???
“Telah bersabda Rasulullah SAW, "Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. (HR. Muslim dan Ahmad)
"Sungguh,
bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila
kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan
mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti
namaku (Muhammad, Ahmad, Mahmud), dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Abdullah).
Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana
ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan
kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari
tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari
tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau
8 tahun, atau 9 tahun. (HR. Thabrani) ”
Jika
itu benar, maka akhir dunia kini tinggal menunggu waktu, karena
kemunculannya (imam Mahdi) adalah tanda penghubung antara kiamat sughra
dan kiamat kubra. Wallahu A'lam Bisshawab
